Penulis : Rian Permana
Asal Usul Nama Cinambo, Kelurahan di Kota Bandung
Penulis : Rian Permana
Eksplorasi Surga Tersembunyi Kebun Teh di Daerah Lembang, Bandung
Bayangkan kita berada di tengah hamparan hijau yang tiada akhir, udara segar mengisi paru-paru kita, dan ketenangan alam yang memeluk jiwa kita. Itulah pengalaman yang menanti di Kebun Teh daerah Lembang, sebuah permata tersembunyi di dataran tinggi Bandung. Tempat ini bukan hanya sekadar kebun teh, melainkan sebuah oase yang menghadirkan kedamaian dan keindahan luar biasa.
Kebun Teh daerah Lembang ini adalah pemandangan yang menyerupai karya seni, seperti lukisan alam yang hidup. Hamparan tanaman teh yang rapi membentuk pola-pola indah, berpadu dengan latar belakang pegunungan berkabut. Saat pagi tiba, matahari yang malu-malu muncul dari balik bukit memberikan sentuhan magis pada lanskap ini. Tidak heran tempat ini menjadi lokasi favorit untuk foto prewedding hingga penggemar fotografi alam.
Dengan ketinggian lebih dari 1.200 meter di atas permukaan laut, Kebun Teh Lembang menawarkan udara sejuk dan bersih yang jarang ditemukan di kota. Hirupan udara di sini seperti terapi alami yang menenangkan pikiran dan menyegarkan tubuh.
Bahkan kita juga bisa melakukan piknik bergaya klasik dengan membawa keranjang piknik kita dan nikmati makan siang santai di tengah suasana damai. Karena beberapa area kebun teh menyediakan tempat yang ideal untuk piknik bersama keluarga atau teman-teman.
Selain menikmati keindahan, kita juga bisa mendalami proses produksi teh yang memikat. Tur edukatif ini membawa kita melihat cara petani memetik daun teh dengan teknik tradisional hingga proses modern di pabrik pengolahan. Sebuah pengalaman yang tak hanya menghibur tetapi juga menambah wawasan.
Penulis : Sri Susanti
Selebrasi Unik Marselino Usai Cetak 2 Gol
Salam olahraga. Bagi pencinta sepak bola pasti sudah tidak asing dengan pemain yang bernama Marselino Ferdinan. Apalagi baru baru ini kita merasa bangga atas kemenangan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 (19/11/2024), yang lebih uniknya kita di gemparkan dengan gaya selebrasi yang di lakukan oleh pemain no punggung 7 ini usai mencetak dua gol. Marselino melakukan selebrasi dengan duduk santai di kursi, yang mengingatkan banyak orang pada gaya selebrasi Cristiano Ronaldo.
Tindakan ini menciptakan gelombang viral di media sosial, menunjukkan bagaimana selebrasi dapat menjadi bagian dari identitas seorang pemain Marselino, yang baru berusia 20 tahun, menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi dengan gaya selebrasinya. Dalam dunia sepak bola, selebrasi bukan sekadar ekspresi kegembiraan; ia juga dapat mewakili karakter dan sikap seorang pemain. Dengan duduk santai sambil menginjak bola, Marselino menampilkan sisi "tengil" yang mengesankan Ini juga menandakan bahwa ia tidak hanya ingin merayakan gol, tetapi juga mengkomunikasikan dominasi dan ketenangan di lapangan.
Pemain Oxford United ini telah dikenal dengan berbagai selebrasi eksentrik sebelumnya, seperti pura-pura cedera dan "goyang ular." Namun, selebrasi duduk ini sepertinya lebih dari sekedar gimmick; ia evolusi mencerminkan karir dan kemampuannya untuk tampil di bawah tekanan.
Marselino sendiri menyatakan bahwa selebrasi tersebut adalah hal yang natural padanya dan sering ia lakukan di kesempatan lain.
Kemenangan ini membawa Indonesia ke posisi ketiga klasemen sementara Grup C, membuka peluang untuk melaju lebih jauh dalam kualifikasi. Marselino pun berterima kasih kepada tim dan suporter atas dukungan mereka.Ini menunjukkan bahwa keberhasilan individu tidak terlepas dari kerja sama tim yang solid.
Dengan performa gemilang dan gaya selebrasi yang unik, Marselino Ferdinan kini menjadi salah satu pemain muda yang patut diperhatikan. Ia tidak hanya menjadi pahlawan di lapangan tetapi juga ikon baru di dunia sepak bola Indonesia.
Selebrasinya yang viral mungkin akan menjadi inspirasi bagi generasi pemain selanjutnya untuk mengekspresikan diri mereka dengan cara yang kreatif dan berani.
Penulis : Sri Susanti
Pentingnya Pemeriksaan Rutin, Puskesmas Adakan Sosialisasi untuk Masyarakat
Dari Sejarah hingga Keindahan: Menguak Pesona Masjid Syekh Syarif Abdurrahman Cirebon
Dibangun dengan konsep yang mengedepankan kearifan lokal, masjid ini memiliki desain yang terbuka dan ramah lingkungan. Elemen khas terlihat dari atapnya yang mengadopsi gaya tradisional Jawa. Di bagian depan masjid, terdapat kolam besar yang menambah keindahan sekaligus berfungsi sebagai pendingin alami. Kolam ini mencerminkan tradisi lokal di mana air sering digunakan sebagai simbol kesucian dan ketenangan.
Interior masjid juga tidak kalah memukau. Warna-warna natural, pencahayaan yang lembut, serta ruang ibadah yang luas memberikan kenyamanan bagi para jamaah. Masjid ini dirancang untuk menampung banyak pengunjung, baik untuk shalat berjamaah maupun kegiatan besar seperti seminar keagamaan atau pengajian.
Masjid Syekh Syarif Abdurrahman berada dekat dengan kompleks makam Sunan Gunung Jati, salah satu wali songo yang dihormati di Indonesia. Lokasi ini menjadikan masjid sebagai titik penting bagi para peziarah yang datang dari berbagai daerah. Dengan pemandangan sekitarnya yang asri dan suasana yang tenang, masjid ini menjadi tempat ideal untuk bermeditasi dan mendekatkan diri kepada Allah.
Bagi wisatawan, mengunjungi Masjid Syekh Syarif Abdurrahman adalah pengalaman yang tak terlupakan. Selain menikmati keindahan arsitekturnya, kita juga dapat merasakan kedamaian spiritual di tengah suasana masjid yang tenang. Tak jauh dari masjid, terdapat banyak pedagang yang menjajakan kuliner khas Cirebon seperti empal gentong, nasi lengko, dan berbagai oleh-oleh yang menggugah selera.
Penulis : Sri Susanti